Wujudkan Generasi “Pinter Ngaji Cakap Teknologi”, Siswa MA Al Falah Karanglangu Ikuti Pelatihan Santri AI Fellowship 2026
Karanglangu – Siswa MA Al Falah Karanglangu, Refinanda Yusuf Prasetya (kelas XII) mengikuti kegiatan Santri AI Fellowship Batch 2026 yang diselenggarakan secara daring. Pelatihan yang diselenggarakan oleh RMI NU dan bekerjasama dengan AIKADEMI (www.AICLASSASEAN.org) tersebut, diikuti oleh santri, ustadz, serta ustadzah dari berbagai daerah di Indonesia, Kamis, (31/7/2026). Pada pelatihan tersebut, Refinanda, begitu sapaannya, merupakan peserta termuda di antara peserta yang lain.
Program Santri AI Fellowship merupakan kegiatan pengembangan kompetensi yang bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan di bidang Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Melalui program ini, para peserta diharapkan mampu memahami perkembangan teknologi terkini sekaligus mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang kompeten di era digital.
Narasumber kegiatan, Dr. Abdullah Hamid, M.Pd, menjelaskan, program tersebut hadir sebagai ikhtiar untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia pesantren dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin dipengaruhi oleh perkembangan teknologi.
“Santri AI Fellowship merupakan gerakan untuk memanggil para santri, ustadz, dan ustadzah agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi pencipta dan pengembang teknologi. Kami ingin melahirkan generasi pesantren yang memiliki kompetensi sebagai AI Engineer sehingga lebih siap memasuki dunia kerja sekaligus tetap berkhidmah kepada umat dan masyarakat,” jelasnya, saat menyampaikan materi pembukaan kegiatan.
Menurutnya, pesantren memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan penguasaan teknologi modern. Oleh karena itu, peserta didorong untuk terus belajar, berinovasi, dan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan secara bijaksana dan bertanggung jawab.
Kepala MA Al Falah Karanglangu, Samuli, S.Pd, S.PdI, menyampaikan apresiasi atas keikutsertaan Refinanda Yusuf Prastya dalam program nasional tersebut. Pihaknya menilai, partisipasi siswa dalam kegiatan berbasis teknologi merupakan langkah positif dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing lulusan madrasah.
“Keikutsertaan Refinanda Yusuf Prasetya dalam Santri AI Fellowship Batch 2026 merupakan prestasi yang patut diapresiasi. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperluas wawasan, meningkatkan literasi digital, serta memahami perkembangan kecerdasan buatan yang saat ini menjadi salah satu kebutuhan penting di berbagai bidang,” tuturnya.
Samuli menambahkan, partisipasi siswa dalam kegiatan tersebut sejalan dengan visi dan semangat MA Al Falah Karanglangu dalam mencetak generasi yang unggul dalam bidang keagamaan maupun teknologi. Menurutnya, program tersebut sangat relevan dengan tagline MA Al Falah Karanglangu, yaitu ‘Pinter Ngaji Cakap Teknologi’.
Pihaknya juga berharap, pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Santri AI Fellowship dapat menjadi bekal berharga bagi peserta, serta menginspirasi siswa lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi di bidang teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi utama pendidikan madrasah.
Sementara itu, Refinanda Yusuf Prasetya mengungkapkan kesan positifnya selama mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru terkait perkembangan kecerdasan buatan serta cara penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya sangat bersyukur bisa mengikuti Santri AI Fellowship ini. Banyak hal baru yang saya pelajari, terutama tentang bagaimana AI dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang. Selain itu, saya juga mendapatkan banyak relasi baru dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga menambah wawasan dan jaringan pertemanan saya,” ungkapnya.
Melalui keikutsertaan dalam Santri AI Fellowship Batch 2026, MA Al Falah Karanglangu menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan kompetensi peserta didik agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Madrasah berharap lahir generasi santri yang tidak hanya unggul dalam pemahaman agama, tetapi juga memiliki kemampuan teknologi yang mumpuni sehingga siap bersaing dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Ruang diskusi
Komentar.
Bagikan tanggapan Anda. Komentar akan tampil setelah disetujui oleh pengelola sekolah.
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan pada berita ini.